Sabtu, 30 Juni 2012

KEGIATAN KHITAN MASSAL


Kegiatan khitan massal

Khitan merupakan ajaran Islam warisan Nabi Ibrahim. Namun agama-agama samawi selain Islam, Nasrani dan Yahudi sebenarnya juga megajarkan pemeluknya untuk melaksanakan khitan ini.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dinyatakan, “Nabi Ibrahim melaksanakan khitan ketika berumur 80 tahun dengan menggunakan kapak.” Dalam Islam, khitan berlaku untuk lelaki dan perempuan. Namun para ulama berbeda pendapat soal ini. Menurut mazhab Hanafi, Maliki, salah satu pendapat Imam Syfi’i dan salah satu riwayat Hambali mengatakan bahwa khitan hukumnya sunnah bagi lelaki dan keutamaan bagi perempuan. Pendapat ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda: “Khitan itu sunnah bagi lelaki dan keutamaan bagi wanita” (HR. Baihaqi).
Khitan bermanfaat untuk menjaga kebersihan organ penis. Setelah khitan, maka akan menjadi lebih mudah untuk membersihkan kotoran putih (smegma) yang sering berada di leher penis. Bahkan pada 2006 lalu, sebuah penelitian menunjukkan, pria yang dikhitan terbukti jarang tertular infeksi melalui hubungan seksual dibanding yang tidak khitan.
khitan ternyata bisa mengurangi resiko tertular dan menyebarkan infeksi sampai sekitar 50 persen dan merekomendasikan sunat bagi bayi yang baru lahir mengingat manfaatnya bagi kesehatan. Dalam konferensi internasional ke-25 tentang AIDS d i Bangkok. Dipaparkan pada hasil penelitian, khitan bisa mengurangi tingkat HIV (virus penyebab AIDS), sipilis, dan borok alat kelamin
contoh  kegiatan khitan massal yang dilakukan oleh pt.chevron.
Aksi sosial khitanan massal yang biasa digelar oleh PT Chevron Pacific Indonesia setiap tahunnya, kini kembali akan dilaksanakan di beberapa daerah operasi Chevron. Sekitar 800 anak akan mendapatkan bantuan khitan gratis. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu di sekitar daerah operasi Chevron.
Selain khitan gratis, Chevron juga akan memberikan santunan berupa kain sarung dan alat-alat tulis untuk setiap anak. Partisipasi masyarakat yang mengikuti kegiatan ini pun positif dan antusias. “Anak saya akhirnya berani datang sendiri setelah tahun – tahun sebelumnya hanya menemani teman - temannya untuk dikhitan di acara ini juga. Sedangkan ke dokter sendirian tidak berani,” ucap BUAT, orang tua dari Iham Pratama Putra SDN 001 Minas.
Sepuluh anak yang terdaftar sebagai cadangan, pada akhirnya diikutsertakan. “Setelah saya mengetahui ada sepuluh cadangan untuk mendaftar, saya langsung mendaftarkan anak saya. Tiga anak saya sebelumnya selalu dikhitan di program khitanan massal Chevron, yang tertua sekarang sudah 26 tahun. Obat – obatan dan pelayanannya bagus serta luka jahitan cepat kering,” jelas Juriati, orang tua dari M Zakki kelas 5 SD.

Di hari yang sama, Chevron bekerja sama dengan pemuda Rumbai Pesisir melaksanakan khitanan massal di gedung serba guna Perumnas Rumbai. Sebanyak 150 anak akan mendapatkan bantuan khitan gratis.
MANFAAT KHITAN TERHADAP KESEHATAN
Khitan (Sircumcision) telah diketahui banyak memberi manfaat, khususnya untuk menjaga kebersihan organ penis. Secara psikologis, sebaiknya di sunat dilakukan saat anak sudah berani sehingga trauma psikis lebih minimal. Dari sekian banyak manfaat khitan, berikut adalah diantaranya:
1. Dapat mencegah infeksi
Dalam Jurnal Pediatric terbitan November 2006 khitan ternyata bisa mengurangi resiko tertular dan menyebarkan infeksi penyakit menular sampai sekitar 50%.
Untuk mencegah infeksi para gynecology di Amerika Serikat mengkhitan setiap bayi laki – laki yang lahir di rumah sakit.
Tahun 1980-an di laporkan bahwa anak yang tidak dikhitan (Sircumsisi) memiliki resiko menderita infeksi saluran air kencing 10 – 20 kali lebih tinggi.

2. Dapat mencegah kanker.

Kotoran berwarna putih yang diproduksi kelenjar penis disebut smegma, bersifat karsinogen artinya bisa memicu timbulnya kanker baik pada penis maupun leher rahim pasangan . Smegma ini sulit di bersihkan apabila tanpa dikhitan.

3. Dapat mengatasi  keadaan phimosis
Phimosis adalah suatu keadaan dimana ujung preputium (kulit luar penis) mengalami penyempitan sehingga tidak dapat ditarik ke arah proximal (bawah), melewati glans (kepala penis), yang biasanya dapat mengakibatkan obstruksi air seni, bila hal ini di biarkan terus tanpa ada penanganan lebih lanjut akan mengakibatkan peradangan pada penis.
Usia khitan yang disarankan
Pada umumnya, masyarakat mengkhitankan anaknya pada usia antara 8-12 tahun. Namun, banyak dokter yang setuju bahwa khitan dilakukan terbaik pada pertengahan umur 15 tahun. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan waktu kepada jaringan penis yang masih lunak dan berbahaya jika rusak untuk menyatu dan menguat. Mengkhitan pada usia dibawah yang dianjurkan memang boleh dilaksanakan, namun, hasil akhir yang didapat bisa sama sekali berbeda, bahkan mendapatkan hasil yang tidak diinginkan walaupun dokter telah berupaya sebaik mungkin. Berkhitan di usia muda biasanya dipengaruhi oleh lingkungan yang membuat anak merasa malu jika belum melakukan khitan, sehingga ingin segera melakukannya. Hal inilah yang harus ditekan dalam keputusan untuk melakukan sirkumsisi. Karena pada dasarnya, sirkumsisi karena pengaruh lingkungan dan sirkumsisi karena telah mencapai usia yang disarankan, menghasilkan hasil yang sama sekali berbeda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar