Sabtu, 28 Desember 2013

Contoh Kerangka Karangan Berdasarkan Urutan Ruang dan Berdasarkan Topik

Contoh Kerangka Karangan 

Kerangka karangan adalah rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan ditulis, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur. Kerangka karangan dibuat untuk mempermudah penulisan agar tetap terarah dan tidak keluar dari topik atau tema yang dituju. Pembuatan kerangka karangan ini sangat penting, terutama bagi penulis pemula, agar tulisan tidak kaku dan penulis tidak bingung dalam melanjutkan tulisannya.

Manfaat Kerangka Karangan :

1   1.  Untuk menyusun karangan secara teratur.
2   2. Mempermudah pembahasan tulisan.
     3.  Menghindari isi tulisan keluar dari tujuan awal.
       4. Menghindari penggarapan sebuah topik sampai dua kali atau lebih.
     5. Memudahkan penulis mencari materi tambahan.
     6. Menjamin penulis bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.
     7. Memudahkan penulis mencapai klimaks yang berbeda-beda.

Dengan adanya kerangka karangan, penulis bisa langsung menyusun tulisannya sesuai butir-butir bahasan yang ada dalam kerangka karangannya. Kerangka karangan merupakan miniatur dari sebuah karangan. Dalam bentuk ini, karangan tersebut dapat diteliti, dianalisi, dan dipertimbangkan secara menyeluruh.

Syarat-syarat Kerangka Karangan yang Baik :

      1. Pengungkapan maksudnya harus jelas.
      2. Tiap unit dalam kerangka karangan hanya mengandung satu gagasan.
      3. Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis.
            4. Harus menggunakan pasangan simbol yang konsisten.


  • Berdasar Urutan Ruang


Topik yang diuraikan berkaitan erat dengan ruang / tempat : dari kiri ke kanan, dari timur ke barat, urutan geografis.
Contoh :

Topik : Pertumbuhan ekonomi.
Tujuan : Untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi di dalam dan luar negri.
Tema : Pertumbuhan ekonomi di dalam dan luar negri.

I. PERTUMBUHAN EKONOMI DI LUAR INDONESIA
A. Pertumbuhan Ekonomi di Asia
1. Pertumbuhan Ekonomi di Korea.
2. Pertumbuhan Ekonomi di Singapura.
3. Pertumbuhan Ekonomi di Jepang.
B. Pertumbuhan Ekonomi di Eropa
1. Pertumbuhan Ekonomi di Rusia.
2. Pertumbuhan Ekonomi di Italia.
3. Pertumbuhan Ekonomi di Jerman

II. PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA.
A. Pertumbuhan Ekonomi di Pulau Jawa
1. Pertumbuhan Ekonomi di Jakarta.
2. Pertumbuhan Ekonomi di Surabaya.
3. Pertumbuhan Ekonomi di Solo.
B. Pertumbuhan Ekonomi di luar Pulau Jawa
1. Pertumbuhan Ekonomi di Papua Barat.
2. Pertumbuhan Ekonomi di Padang.
3. Pertumbuhan Ekonomi di Medan.


  •             Berdasarkan Urutan Topik Yang Ada


Bagian-bagian diterangkan tanpa memasalahkan mana yang penting. Misal, laporan keuangan : pemasukan dan pengeluaran, bagian-bagian dalam sebuah lembaga, dll.
Contoh :

Topik: Hutan
Tujuan: Untuk mengetahui pemanfaatan hutan
Tema: Pemanfaatan hutan.

I. MANFAAT HUTAN SECARA ALAMIAH
A. Mencegah Erosi
B. Mengurangi Polusi
1. Polusi Udara
2. Polusi Suara
C. Sebagai Hutan Lindung

II. MANFAAT HUTAN SECARA EKONOMIS
A. Hutan Tanaman Industri
B. Hutan untuk Rekreasi
C. Hutan untuk Penelitian

Untuk pola berdasar urutan topik yang ada, penulis tidak perluvmemperhatikan  mana yang akan didahulukan.

Jumat, 27 Desember 2013

CERPEN

Selamat pagi semua nya…
Pagi ini aku teringat dengan tugas softskill yaitu bikin cerpen tentang diri sendiri. Yaaaaah sebenernya sih agak malu untuk mnenceritakan tentang bagaimana aku dan kehidupan aku hehehe tapi demi tugas akan aku ceritakan segelintir perjalan kehidupan aku.

Perkenalkan nama aku Kurnia Ambarwati. Aku lahir di Klaten 1 Juli 1993. Anak pertama dari 2 bersaudara. Lahir dari keturunan jawa asli tapi kurang begitu bisa bahasa jawa, kalau ada yang ngomong jawa sih aku masih mengerti hehehe maklum aku numpang lahir aja di Klaten. Waktu aku masih berumur 2 bulan sudah merantau di Jakarta ya bisa dibilang besar dikota lah jadi maklum saja kalau kurang begitu mahir bahasa suku sendiri.



Dari kecil aku itu tomboy, walaupun sama mamah dikasih mainan masak-masakkan, Barbie, boneka tapi aku tetep aja main nya sama anak-anak laki-laki main layangan, main kelereng, kejar-kejaran, ngambilin ikan kecil dikali sama selokan hahahhaha dari situ aku punya teman lebih banyak laki-laki dari pada perempuan sampai detik ini. Ya karna menurut aku lebih seru punya banyak teman laki-laki dibanding perempuan lebih gokil, engga malu-malu dan lebih menantang hehehe. Waktu SD aku pernah berantem sama cowok dikelas sampai mamah aku datang dan guru aku ikut turun tangan, ya mungkin akibat aku terlalu tomboy kali ya dulu hehe.


Dari kecil aku itu suka banget sama olahraga mau olahraga apapun itu termasuk yang dominan suka dimainkan sama laki-laki. waktu SD tuh suka ngadain pertandingan sepak bola, kasti, lari jauh, lompat jauh, sampai senam Alhamdulillah nilai aku paling tinggi dari pada anak-anak perempuan lainnya.

Setelah masuk SMP sudah mulai tidak terlalu tomboy maklum masuk masa-masa jadi anak ABG gitu deh jadi agak dihilangkan sedikit tomboy nya. Naaaaah, di SMP itu ada sistem seminggu sekali setiap siswa harus mengikuti extrakulikuler. Banyak banget pilihan nya, tapi berhubung aku suka olahraga aku pilih basket, futsal putri, sama beladiri Taekwondo. Disekolah ada 3 beladiri taekwondo, karate, dan silat. Kalau silat asli Indonesia dan biasa lah kurang begitu menarik. Karate juga sudah banyak yang tau dan kalau dilihat termasuk beladiri berbahaya sama dengan silat. Maka dari itu aku lebih memilih taekwondo. Menurut aku taekwondo itu lebih main di teknik dan keindahan dibandingkan beladiri yang lain. Sejak saat itu aku sangat sangat cinta sama taekwondo.


Masa-masa SMP itu mungkin masa-masa masih banyak bermain mungkin hahahaha. Banyak kejadian lucu tapi engga mungkin kan aku ceritakan semuanya, maluuuuuu >.<

Setelah lulus SMP akhir nya aku bisa masuk SMA negri satu-satu nya didaerah sini Alhamdulillah. Ya seperti sekolah pada umumnya anak baru pasti diberi pengenalan tentang sekolahnya, kalau disana disebutnya MOPD  (masa orientasi peserta didik). Tapi MOPD angkatan aku itu parah banget. Memakai topi dari karton, jubah dari plastic, kalung permen, gesper kaleng, sapu yang suka dibawa sama penyihir gitu deh, bawa tongkat dari bamboo, papan nama, aaaaah pokoknya itu masa-masa parah dibully sama senior di SMA. Tapi dari situlah banyak kejadian yg tidak akan terlupakan sampai kapanpun. Setelah itu resmi deh jadi anak SMA yang sudah make putih abu- abu :D



Di SMA juga ada ekstrakulikuler tapi aku lebih tertarik untuk meneruskan taekwondo. Tapi aku sempat ikut pasukan paskibra, Cuma karna waktu yang bentrok akhirnya lebih focus ke taekwondo saja. Dan benar saja Alhamduillah aku masuk menjadi atlet kabupaten bogor dan kejurda tingkat provinsi di Jakarta. Tapi dengan itu semua aku tidak lupa untuk akademik nya.


Setelah kelas 10 ada tes IQ dan psikotes untuk masuk jurusan IPA atau IPS. Aku sih tau diri aja aku memang lemah soal rumus dan hitungan yg ngejelimet. Dan aku lebih suka ke teori dan hafalan, akhirnya aku masuk ke jurusan IPS yang dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Tapi aku tetap bangga karna menurut aku IPS itu seru ya pasti nya ga banyak rumus seperti di jurusan IPA.

Benar ya kata banyak orang masa-masa SMA itu adalah masa paling menyenangkan dalam hidup. Dan aku merasakan nya. Cuma di SMA bisa menemukan hal-hal yang belum pernah aku lakuin sebelumnya.

Dan di SMA aku menemukan sosok teman-teman yg baik, tanpa pamrih dalam berteman, selalu ada disaat susah maupun senang. Seperti anak SMA pada umumnya ya bisa dibilang genk atau kumpulan anak kece hahaha. Awal terbentuk sih ada 10 member lambat laun satu persatu perlahan menghilang dengan kesibukan nya masing-masing maklum lah sudah jadi orang sibuk mungkin. Ada yang masuk menjadi anggota TNI, sibuk kerja, sibuk kuliah. Tapi jangan sedih member yang masih bertahan ada 8 orang hehe

Perkenalkan kumpulan kami bernama Busukan beranggota kan aku kurnia kampus nya sih Alhamdulillah masih di gunadarma, yuni & afi sama gunadarma juga, tyan STBA LIA, dev i& doddy dari IPB, yohana & agil dari trisakti. Itulah sahabat baik aku dari SMA sampai detik ini masih main bareng. Kenapa kami menamakan kumpulan Busukan, karna kami itu semua nya suka rumpi ya kadang-kadang suka busukin orang juga dan karna terkenal disekolah genk rumpi makanya kami menamakan kumpulan kami itu Busukan :D



Setelah lulus SMA  sebenarnya aku tidak ingin melanjutkan ke perkuliahan. Berhubung cita-cita aku dari kecil itu menjadi pramugari, ingin nya masuk ke sekolah pramugari. Tetapi memang bukan takdir nya kali ya hehe. Ada masalah sedikit akhir nya aku tidak jadi masuk ke sekolah pramugari. Dan jadinya aku menjadi anak kuliahan hmm sampai sekarang. Mungkin karna awalnya tidak niat untuk kuliah, ternyata aku baru sadar aku itu salah jurusan. Ya, sistem informasi aku itu asal milih aja pas pertama mendaftar. Sampai sekarang pun aku belum paham apa prospek kerja nanti setelah lulus kuliah dari jurusan sistem informasi. Tapi sudah terlanjur terjadi yasudah jalani saja J

Saat masuk kuliah aku dapat kelas 1KA16. Jujur anak-anak nya awalnya doang asik kesana-sana nya jadi aneh. Aku merasa tidak nyaman berada dikelas itu. Untung nya saja kelas 1 itu hanya 1 tahun. Naaaah, naik kelas 2 aku masuk ke kelas 2KA25. Kabarnya sih tidak akan dipisah lagi sampai wisuda. Awalnya aku takut kelas 2KA25 akan sama seperti kelas aku dulu di 1KA16. Tapi ternyata anak-anak di 2KA25 asik, seru ya nyaman walaupun kadang ada juga sih yang nyeleneh. Dikelas ini aku menemukan keluarga baru. Susah senang bareng, kalau ada kuis ya bisa dibilang saling membantu lah satu sama lainnya engga pelit, ada tugas selalu saling mengingatkan, pokoknya aku udah ngerasa nyaman banget dikelas aku yang sekarang ini. Tetap jaga keharmonisan ya teman-teman KA25J




Aku ingat banget saat aku ada pertandingan taekwondo di GOR Ciracas Jakarta Timur, anak-anak kelas sebagian ada yang menyempatkan untuk datang ngasih aku semangat. Ya walaupun aku agak ngecewain mereka sih karna aku hanya bisa dapetin medali perak dan kalah disaat –saat terakhir sedih sih tidak bisa meraih medali emas. Tapi aku senang mereka peduli sama aku ciyeeeee:D



Ya mungkin aku hanya bisa menceritakan sedikit kisah aku dan kehidupan aku disini. Semoga yang membaca nya tidak terkejut, tidak sedih, tidak merasa diomongin ya hehe

Senin, 11 November 2013

My Little Ted






Dari semua boneka yang saya miliki, ini adalah boneka yang paling teristimewa yang pernah saya dapatkan. Boneka ini diberikan oleh mantan pacar saya hhehehe. Yang membuat boneka ini istimewa adalah cara dia memberikannya. Saat saya ulang tahun di umur 18 tepat tanggal 1 Juli pukul 00.00 dia datang ke rumah saya dengan tiba-tiba dan muncul didepan pintu rumah. Sempat dibilang maling masuk kerumah saya dengan diam-diam dan sampai satpam rumah pun nungguin dia didepan rumah. Dengan perjuangan nya memberikan kejutan yang sangat wow ini, saya sangat merasa senang luar biasa. Walaupun ukuran nya tidak seberapa tetapi perjuangan nya sangat saya apresiasikan sampai saat ini. Dan tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya :)

Kalimat Efektif dan Kalimat Turunan

Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis sehingga pembaca atau pendengar dapat menerima maksud atau arti serta tujuannya seperti yang dimaksud penulis atau pembicara.

Ciri-ciri kalimat efektif:
·        Kesepadanan
·        Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata
·        Kehematan
·        Kelogisan
·        Kesatuan atau Kepaduan
·        Keparalelan atau Kesejajaran

Kalimat Turunan

Dalam kajian bahasa dibedakan unsur bahasa yang sederhana dan unsur yang kompleks. Dalam morfologi terdapat kata sebagai objek kajian morfologi yang memiliki sifat yang demikian itu yang disebut sebagai kata dasar atau kata turunan. Kata Dasar merupakan dasar pembentukan kata turunan, kata turunan merupakan bentukan dari kata dasar.

Kalimat Turunan adalah Kalimat non inti merupakan hasil proses dari mentransformasikan Kalimat Inti. Sebuah kalimat inti dapat ditransformasikan menjadi kalimat transformasi atau kalimat luas dengan mengubah ciri-cirinya, tetapi dengan tetap mempertahankan kata pada S dan P sebagai intinya.

Ciri-ciri dari kalimat turunan:
·        Bersusun / majemuk.
·        Tidak sempurna, elips.
·        Berbentuk pertanyaan atau perintah.
·        Bersifat medial, pasif dan negatif.


Begitu pula dalam sintaks. Kalimat sebagai objek kajian sintaks juga dibedakan atas kalimat dasar dan kalimat turunan, kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Kalimat turunan mencakupi turunan tunggal dan kalimat turunan majemuk. Kalimat turunan tunggal merupakan kalimat kompleks yang terdiri atas satu klausa, sedangkan kalimat majemuk merupakan kalimat kompleks yang terdiri atas dua klausa atau lebih. Jadi istilah dasar dan turunan dilihat dari peranan dalam pembentukannya.

Kalimat Efektif Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh

Pengertian kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

Ciri-ciri kalimat efektif:

1.     Kesepadanan
Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.

Contoh:
Amara pergi ke sekolah, kemudian Amara pergi ke rumah temannya untuk belajar. (tidak efektif)
Amara pergi ke sekolah, kemudian kerumah temannya untuk belajar. (efektif)

2.     Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata
Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)

Contoh:
Mahasiswi perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (tidak efektif)
Mahasiswi yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah. (efektif)

3.     Kehematan
Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.

Contoh:
Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama belajar di rumahku. (tidak efektif)
Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif)

4.     Kelogisan
Bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.

Contoh:
Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif)
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif)

5.     Kesatuan atau Kepaduan
Maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.

Contoh:
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif)
Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan. (efektif)

6.     Keparalelan atau Kesejajaran
Adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.

Contoh:
Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (tidak efektif)
Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif)
Harga sembako dibekukan atau kenaikan secara luwes. (tidak efektif)

Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes. (efektif)

DIKSI

Diksi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pusat bahasa Departemen Pendidikan Indonesia adalah pilihan kata yg tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu (seperti yang diharapkan).

Diksi bisa diartikan sebagai pilihan kata pengarang untuk menggambarkan sebuah cerita. Diksi bukan hanya berarti pilih memilih kata melainkan digunakan untuk menyatakan gagasan atau menceritakan peristiwa tetapi juga meliputi persoalan gaya bahasa, ungkapan-ungkapan dan sebagainya. Gaya bahasa sebagai bagian dari diksi yang bertalian dengan ungkapan-unkapan individu atau karakteristik, atau memiliki nilai artistik yang tinggi.

Fungsi dari diksi antara lain :
·         Membuat pembaca atau pendengar mengerti secara benar dan tidak salah paham terhadap apa yang disampaikan oleh pembicara atau penulis.
·         Untuk mencapai target komunikasi yang efektif.
·         Melambangkan gagasan yang di ekspresikan secara verbal.
·         Membentuk gaya ekspresi gagasan yang tepat (sangat resmi, resmi, tidak resmi) sehingga menyenangkan pendengar atau pembaca.
Diksi terdiri dari delapan elemen yaitu : fonem, silabel, konjungsi, hubungan, kata benda, kata kerja, infleksi, dan uterans.
Macam macam hubungan makna :
1.      Sinonim
Merupakan kata-kata yang memiliki persamaan / kemiripan makna. Sinonim sebagai ungkapan (bisa berupa kata, frase, atau kalimat) yang maknanya kurang lebih sama dengan makna ungkapan lain. Contoh: Kata buruk dan jelek, mati dan wafat.
2.      Antonim.
Merupakan ungkapan (berupa kata, frase, atau kalimat) yang maknanya dianggap kebalikan dari makna /ungkapan lain. Contoh: Kata bagus berantonim dengan kata buruk; kata besar berantonim dengan kata kecil.
3.      Polisemi.
Adalah sebagai satuan bahasa (terutama kata atau frase) yang memiliki makna lebih dari satu. Contoh: Kata kepala bermakna ; bagian tubuh dari leher ke atas, seperti terdapat pada manusia dan hewan, bagian dari suatu yang terletak di sebelah atas atau depan, seperti kepala susu, kepala meja,dan kepala kereta api, bagian dari suatu yang berbentuk bulat seperti kepala, kepala paku dan kepala jarum dan Iain-lain.
4.      Hiponim.
Adalah suatu kata yang yang maknanya telah tercakup oleh kata yang lain, sebagai ungkapan (berupa kata, frase atau kalimat) yang maknanya dianggap merupakan bagian dari makna suatu ungkapan. Contoh : kata tongkol adalah hiponim terhadap kata ikan, sebab makna tongkol termasuk makna ikan.
5.      Hipernim.
Merupakan suatu kata yang mencakup makna kata lain.
6.      Homonim.
Merupakan kata-kata yang memiliki kesamaan ejaan dan bunyi namun berbeda arti.
7.      Homofon.
Merupakan kata-kata yang memiliki bunyi sama tetapi ejaan dan artinya berbeda.
8.      Homograf.
      Merupakan kata-kata yang memiliki tulisan yang sama tetapi bunyi dan artinya berbeda.

Selasa, 15 Oktober 2013

PUISI HARAPAN MASA DEPAN YANG INDAH

Kadang aku merasa ,
Tak ada gunanya aku hidup
Seluruh hidupku selalu penuh dengan kesalahan
Tak pernah ada kebahagiaan sedikitpun
Semua terasa begitu hambar

Seketika kupejamkan mata ini,
Perlahan-lahan air mata membasahiku,
Ku rasakan, pahitnya hidup ini
Semakin ku mengingat semua ini
Semakin air mata ini keluar secara deras

Derasnya air mata ini,
Membuatku semakin merasa tak bergairah,
Tak bergairah untuk melanjutkan hidup
Tak pernah ada bayangan tentang masa depanku,
Semua terlihat begitu suram
Entahlah, mungkin aku sudah lelah
Sehingga otak ini tidak berfungsi
Aku harap, air mata ini tak akan pernah menetes lagi
Dan, aku bisa lebih berfikir secara jernih
Tentang masa depanku yang sebenarnya indah

CONTOH WACANA SINGKAT DENGAN MEMPERHATIKAN EYD

Jatuhnya pesawat berkapasitas 266 penumpang airbus A300- 600 merupakan peristiwa kedua bagi American Airlines beberapa detik lepas landas dari bandar udara internasional O’Hare Chicago, tiba-tiba mesin kiri lepas dari dudukannya. Pilot tidak bisa mengendalikan pesawat akibat keseimbangan pesawat mendadak berubah dengan jatuhnya mesin berbobot sekitar 5 ton. Pesawat mendarat dan menghujam tempat parkir kendaraan 31 detik kemudian dan 271 penumpang plus awak tewas seketika. Kecelakaan lain menyangkut mesin copot dialami oleh pesawat kargo El-Al milik flag carier Israel, 4 Oktober 1992. Mesin nomor empat atau yang paling ujung pada sayap kanan, tiba-tiba lepas akibat dua fuse-pin (baut kedudukan mesin) lepas. Disusul kemudian oleh mesin nomor tiga. Mendadak kehilangan dua mesin, pilot tidak dapat mengendalikan pesawat dan menabrak gedung bertingkat di Amsterdam, Belanda. Empat awak tewas berikut 47 penghuni flat yang ditabrak.





Sumber :
http://merlymustamu.wordpress.com/2013/01/02/wacana-singkat-dan-pilihan-kata-atau-diksi/

CONTOH ARTIKET MENGGUNAKAN RAGAM BAHASA ILMIAH, SEMI ILMIAH, NON ILMIAH

Ragam Bahasa Ilmiah

Karya Ilmiah Biologi: Tumbuhan Kacang Hijau

BAB 1. PENDAHULUAN

Latar belakang
Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. BLA BLA BLA ..........

Manfaat tumbuhan Kacang Hijau
Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukuptinggi dan merupakan sumber mineralpenting, antara lainkalsiumdanfosfor. BLA BLA BLA ..............
Kacang hijau juga mengandung multi protein yang berfungsi mengganti sel mati dan membantu pertumbuhan sel tubuh, oleh karena itu anak-anak dan wanita yang baru saja bersalin dianjurkan untuk mengkonsumsinya.

-Rumusan Masalah
Dari hasil praktikum yang kami ikuti rumusan masalah yang dapat kami ambil adalah bagaimana cara bertumbuh dan berkembangnya kacang hijau yang menjauhi cahaya/tidak dipengaruhi oleh cahaya.
-Tujuan Penelitian
Untuk dapat melakukan penelitian secara ilmiah mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan atau perkembangan tumbuhan (faktor eksternal maupun internal).
-Manfaat Penelitian
Mengetahui seberapa besar cahayaterhadap pertumbuhan kacang hijau.
-Variabel Penilitian

    Variabel kontrol, meliputi : media tumbuh, jenis bibit, jumlah air.
    Variabel bebas, meliputi : suhu udara, jumlah cahaya, kelembaban udara.
    Variabel terikat, meliputi : jumlah daun, tinggi batang, usia tanaman, kualitas tanaman.


BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

Landasan teori
kacang hijau bertubuh dengan 2 faktor :Faktor internal – intraseluler ;gen-interseluler ;
hormon antara lain:

    Auksin : merangsang perpanjangan sel terutama pada titik tumbuh dan juga merangsangpartenokapri ( timbulnya buah didahuluipembuahan), mempercepat diferensiasi.
    Giberrelin : mempengaruhi peningkatan sel
    Sitokinin : merangsang pembelahan sel
    Kalin : – rhizokalin : merangsang pembentukan akar – kaulokalin : merangsang pembentukanbatang – filokalin : merangsang pembentukan daun
    Traumalin: mempercepat pertumbuhan luka
    Gas etilen : merangsang pemasakan buah , batangtumbuh menjadi tebal
    Gas asam absisat :mengahambat pertumbuhan ,membantu mengugurkan daun pada musim gugur.

Faktor eksternal

·         Cahaya
·         nutrisi
·         suhu atau temperatur
·         kelembapan
·         PH
·         gravitasi.

Hipotesis Asumsi
Benih kacang hijau yang di tanam tersebut memiliki daya tumbuh yang berbeda karena pengaruh cahayamatahari.Hipotesa : Berdasarkan asumsi di atas dapat disimpulkanbahwa ada pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau.

BAB 3. METODE PENELITIAN

Lokasi dan Waktu
Lokasi yang kami ambil sebagai tempat penelitianyaitu di rumah dan di sekolah, waktu yang kamigunakan selama 8 minggu (dua bulan).

Bahan, Alat penelitian
Di sesuaikan dengan tema penelitian yang di lakukan.

Cara Bekerja
Basahi kapas dengan air, setelah itu letakkan kapasdalam suatu wadah.Letakkan biji-biji kacang hijau pada kapas tersebut.Letakkan wadah tersebut pada tempat sejuk.Amati perkembangannya setiap hari.

BAB. 3 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

PEMBAHASAN
Tanaman kacang hijau yang dietiolasi (tumbuhan yang tumbuh dalah gelap) pertumbuhannya lebih cepat daripadatanaman yang terkena banyak sinar natahari maupun ditempat yang redup karena kerja hormon auksin tidak dihambatoleh sinar matahari. BLA BLA BLA .................

BAB 4. KESIMPULAN

KESIMPULAN
Dari hasil pengamatan dapat di simpulkan bahwa kacang hijau yang tertinggi adalah kacang hijau yang di tanam di tempat gelap dan pertumbuhannya yang paling cepat juga di tempat gelap. Hal ini di sebabkan karena hormon auksin sangat cepat berkembang di tempat gelap.

SARAN
Di muka bumi ini, tumbuhan adalah sumber makanan. Saran kami adalah marilah kita menjaga kelestarian tanaman karenakita menyadari bahwa tanpa tanaman atau tumbuhan kita tidak akan bisa bertahan hidup di muka bumi ini.

Daftar Pustaka
http://tipssahabat.com/contoh-karya-ilmiah-biologi/

Ragam Bahasa Semi Ilmiah

Ada Kecelakaan Tunggal, Tol Cawang-Bekasi Macet 14 Km
Jakarta - Kemacetan sepanjang 14 km terjadi di Tol Cikampek dari arah Cawang menuju Bekasi. Kemacetan ini diakibatkan kecelakaan tunggal yang terjadi di bahu jalan di KM 14.

"Kecelakaan tunggal di tol Cikampek KM 14, terjadi pada sekitar pukul 19.30 WIB. Imbasnya kepadatan terjadi sejak dari Cawang hingga titik kecelakaan, sepanjang 14 km," ujar petugas Jasamarga Fajar, kepada detikcom, Jumat (11/10/2013).

Belum ada laporan mengenai jenis kendaraan, kronologis kecelakaan, maupun korban akibat kecelakaan tunggal tersebut. Fajar melaporkan, jalur sebaliknya yaitu dari arah Bekasi-Cawang juga mengalami kepadatan dari Cikarang Utama sampai gerbang Cikunir.

"Karena ada antrean di pintu masuk Cikunir," lanjutnya.

Ragam Bahasa Non Ilmiah

Langit Menggelap di Vredeburg
            Cerpen Sulialine Adelia

Beginilah menjelang senja di jantung kota. Sekelompok remaja nongkrong di atas motor model terbaru mereka sambil ngobrol dan tertawa-tawa. Ada juga remaja atau mereka yang beranjak dewasa duduk berdua-dua, di bangku semen, di atas sadel motor, atau di trotoar. Anak-anak kecil berlarian sambil disuapi orang tuanya. Pengamen yang beristirahat setelah seharian bekerja. Dan orang gila yang tidur di sisi pagar.

Di salah satu bangku kayu panjang, bersisihan dengan remaja yang sedang bermesraan, Reyna duduk menghadap ke jalan. Hanya duduk. Mengamati kendaraan atau orang-orang yang melintas. Menunggu senja rebah di hamparan kota.

Tiba-tiba laki-laki itu sudah berada di depannya sambil mengulurkan tangan. "Apa kabar?" katanya memperlihatkan giginya yang kekuningan. Asap rokok telah menindas warna putihnya.
"Kamu di sini?" Reyna tak mampu menyembunyikan keterkejutannya. Segala rasa berpendaran dalam hatinya. Senang, sendu, haru, pilu, yang kesemuanya membuat Reyna ingin menjatuhkan dirinya dalam peluk lelaki itu.
Begitu juga Mozes, lelaki tua yang berdiri di depan Reyna. Dadanya bergemuruh hebat mendapati perempuan itu di depan matanya. Ingin ia memeluk, menciumi perempuan itu seperti dulu, tetapi tak juga dilakukannya.

Hingga Reyna kembali menguasai perasaannya, lalu menggeser duduknya memberi tempat Mozes di sebelahnya.
"Kaget?" tanya Mozes, duduk di sebelah Reyna.
Reyna tertawa kecil.
"Gimana?" tanya Reyna tak jelas arahnya. "Lama sekali nggak ketemu."
"Iya. Berapa tahun ya? Dua lima, tiga puluh?"
"Tiga puluh tahun!" jawab Reyna pasti.
"Ouw! Tiga puluh tahun. Dan kamu masih semanis dulu."
"Terima kasih," Reyna tersenyum geli. Masih ’semanis dulu’. Bukankah itu lucu? Kalaupun masih tampak cantik atau manis itu pasti tinggal sisanya saja. Kecantikan yang telah terbalut keriput di seluruh tubuhnya. Tapi kalimat itu tak urung membuat Reyna tersipu. Merasa bangga, tersanjung karenanya.

"Kapan datang?" tanya Reyna. Mulai berani lagi menatap mata lelaki di sebelahnya.
"Belum seminggu," jawab Mozes.
"Mencariku?" Reyna tersenyum. Sisa genitnya di masa muda.

Jumat, 10 Mei 2013

Budaya,Kreativitas dan Inovasi



Budaya organisasi adalah faktor yang menentukan karakteristik suatu organisasi. Kajian budaya organisasi memiliki nilai signifikan dalam meneliti kinerja sebuah organisasi. Kajian budaya organisasi menunjukkan bagaimana suatu budaya berkembang di dalam organisasi, terinternalisasi di dalam perilaku para anggota organisasi, dan memiliki hubungan dengan kinerja keseluruhan organisasi termaksud. Budaya organisasi satu dengan organisasi lain relatif berbeda, bergantung pada karakteristik organisasi perusahaan. Dalam hal ini, organisasi profit memiliki perbedaan budaya dengan organisasi non-profit atau, organisasi pemerintah berbeda budayanya dengan organisasi swasta.

Budaya Organisasi Menurut Para Ahli

  • Robbin (1996) menyatakan bahwa budaya organisasi merupakan perekat sosial yang mengikat anggota-anggota organisasi secara bersama-sama melalui nilai-nilai bersama, norma-norma standar yang jelas tentang apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan dan dikatakan oleh anggotanya.
  • Gibson (1997 : 372) mendefinisikan budaya organisasi sebagai sistem yang menembus nilai-nilai, keyakinan, dan norma yang ada disetiap organisasi. Kultur organisasi dapat mendorong atau menurunkan efektifitas tergantung dari sifat nilai-nilai, keyakinan dan norma-norma yang dianut.
  • Walter R. Freytag mendefinikan budaya organisasi sebagai  asumsi-asumsi dan nilai-nilai yang disadari atau tidak disadari yang mampu mengikat kepaduan suatu organisasi. Asumsi dan nilai tersebut menentukan pola perilaku para anggota di dalam organisasi.
  • Definisi lain, dan ini merupakan definisi dari seorang perintis teori budaya organisasi, diajukan oleh Edgar H. Schein. Schein menyatakan bahwa budaya organisasi merupakan sebuah pola asumsi-asumsi dasar yang bersifat valid dan bekerja di dalam organisasi. Serangkaian asumsi dasar dapat dipelajari oleh para anggota organisasi. Budaya organisasi mampu bertindak sebagai pemberi solusi atas masalah organisasi, berperan selaku adaptor terhadap faktor-faktor yang berkembang di luar organisasi, serta dalam melakukan integrasi internalnya dari para anggotanya. 
  • Definisi yang lebih rinci mengenai budaya organisasi diberikan oleh Matt Alvesson, bahwa saat bicara mengenai budaya organisasi. Bagi Alvesson, pembicaraan mengenai budaya organisasi sulit dilepaskan dari pembicaraan mengenai pentingnya simbolisme bagi manusia, serta peristiwa, gagasan, dan pengalaman yang dialami serta dibentuk oleh kelompok di mana seseorang beraktivitas. Dalam analogi dengan kajian sosiologi, anggota organisasi berposisi sebagai individu sementara organisasi berposisi sebagai masyarakat. Organisasi membentuk anggota organisasi agar menyesuaikan diri terhadap budaya yang berkembang di dalam organisasi sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam organisasi tersebut. 
  • Majken Schultz menyatakan bahwa konsep budaya organisasi merupakan antithesis dari pendekatan-pendekatan organisasi yang bersifat rasionalistik dan mekanistik. Menurut Schultz, ukuran-ukuran seperti keyakinan, nilai, dan makna bukanlah suatu ukuran yang bersifat manifest melainkan laten. Ukuran-ukuran tersebut bersifat kualitatif dan relatif sehingga penelitian budaya suatu organisasi bukanlah hal yang mudah. Masih menurut Schultz, konsep-konsep sebelumnya yang bersifat rasionalitik dan mekanistik cenderung memperlakukan anggota organisasi sebagai alat yang efektif dalam pencapaian tujuan organisasi ataupun sekadar mengkalkulasi perilaku organisasi berdasarkan struktur formal organisasi.  Sebaliknya, budaya organisasi lebih menekankan pada kerangka mendasar dalam mana orang diperlakukan sebagaimana adanya dalam konteks kegiatan pekerjaan dan sosial mereka.
  • Dalam kajiannya, Joann Keyton turut menyumbangkan definisi budaya organisasi. Bagi Keyton, artifak, nilai dan asumsi dalam suatu organisasasi merupakan unsur yang tumbuh dari interaksi para anggota organisasi. Faktor manusia menjadi sedemikian penting dalam kajian-kajian mengenai budaya organisasi ini. 
  • Budaya organisasi bukan merupakan konsep yang mudah diukur. Kim S. Camerondan Robert E. Quinn bahkan berargumentasi bahwa kurangnya daya tarik budaya organisasi sebagai bahan penelitian adalah akibat sifatnya yang terlampau menekankan pada asumsi, harapan, ingatan kolektif, termasuk apa yang “orang bawa di dalam benak mereka”. Sifat subyektif dari budaya organisasi ini merupakan aspek yang membuatnya kerap sulit diukur. 
  • Definisi lain dari budaya organisasi diajukan oleh Geert H. Hofstede dalam kajiannya mengenai budaya organisasi di sejumlah negara. Hofstede mendefinisikan bahwa budaya organisasi merupakan pemrograman pikiran yang bersifat kolektif, dalam mana budaya organisasi ini membedakan anggota (manusia) di satu organisasi dengan organisasi lainnya. Berdasarkan pernyataan Hofstede ini, setiap organisasi pasti mengembang budaya yang berbeda-beda.  
Dari beberapa definisi tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian budaya organisasi adalah seperangkat asumsi atau sistem keyakinan, nilai-nilai dan norma yang dikembangkan dalam organisasi yang dijadikan pedoman tingkah laku bagi anggota-anggotanya untuk mengatasi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal. Dengan demikian, budaya organisasi dapat memberikan nilai-nilai dan norma bagi karyawan dalam prinsip opersional organisasi.
Hingga titik ini, definisi dari budaya organisasi telah cukup jelas, dalam mana keseluruhannya rata-rata menekankan pada konsep “nilai, norma, asumsi, yang berlaku di dalam suatu organisasi yang mengatur perilaku individu dalam berpikir ataupun merasa di dalam organisasi dalam rangka beradaptasi dengan lingkungan eksternal maupun membangun integrasi internal, dalam mana nilai, norma, dan asumsi tersebut akan disosialisasi dan diinternalisasi kepada anggota-anggota baru organisasi”.  Untuk itu, perlu dilakukan suatu kajian literatur guna mengkaji sistem pelapisan konsep yang inheren di dalam budaya organisasi.